0
Guru & Siswa SMAN 1 Kauman  
Dalam Kolaborasi Pementasan Seni Karawitan

Pentas Seni yang berlebel festival acapkali kita saksikan. Event gelar seni ini  lazim dilaksanakan oleh lembaga-lembaga seni seperti: Sanggar seni, Lembaga Sosial Masyarakat, Pendidikan Seni, dan lembaga pemerintah. Pemerintah melalui Departemen Kebudayaan dan Pariwisata berupaya untuk 
memperlakukan seni dalam konteks kekayaan local wisdom-nya tetap dijadikan rujukan 
pengembangan dan pengemasan aset wisata budaya. 
Dengan komitmen ini dirumuskan visi Departemen Kebudayan dan Pariwisata.”Terwujudnya ketahanan budaya dan pariwisata yang berbasis kerakyatan serta berwawasan lingkungan dalam meningkatkan peradaban, persatuan, dan persahabatan antar bangsa” Untuk mewujudkan visi tersebut telah ditetapkan misi pembangunan kebudayaan dan pariwisata yang secara pokok berkaitan dengan:

1.Identifikasi dan implementasi nilai-nilai budaya
2.Pelestarian dan pemanfaatan sejarah dan purbakala
3.pengembangan produksi wisata
4.peningkatan promosi
5.Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Salah satu aspek yang ditekankan dalam pengembangan kesenian dalam konteks seni pariwisata adalah pengembangan kesenian hendaknya menonjolkan keaslian, kekhasan, dan keunikan kesenian daerah dengan cara yang informatif, atraktif, berdaya pikat tinggi, dan berdaya jangkau segmen pasar yang luas baik untuk pangsa pasar domestik maupun pasar mancanegara, melalui kerjasama atas dasar saling menguntungkan dengan sejumlah pihak yang berkompeten secara bertahap, berkesinambungan, dan terencana sesuai dengan yang diharapkan. 
 SMA Negeri 1 Kauman melalui kegiatan ekstra seni karawitan berusaha mewujudkan capaian tersebut.Bersama-sama guru & siswa berlatih secara rutin disanggar karawitan sekolah.

Posting Komentar Blogger Disqus

 
Top