0
Tahun pelajaran baru 2016/2017 menjadi hari kegembiraan bagi orangtua bisa mengantarkan anak-anaknya di hari pertama masuk sekolah. Kemendikbud sangat mendukung dalam menyegarkan iklim belajar mengajar, dan menekankan tidak diperbolehkan adanya perpeloncoan dan pungutan liar.
Mendikbud mengatakan, untuk memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara khususnya kepada para siswa, Kemendikbud menghapus Masa Orientasi Siswa (MOS) yang sering diwarnai perpeloncoan dengan berbagai variasi bentuknya. Sebagai penggantinya, dikeluarkan regulasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 18 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang melibatkan guru dan siswa tanpa ada kegiatan menghukum dengan dalih apapun.


Apa itu PLS – Pengenalan Lingkungan Sekolah,  
Dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2016/2017 SMA Negeri 1 Kauman mengacu pada Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru, maka dari itu SMA Negeri 1 Kauman melampirkan Silabus dan Pedoman untuk telaah bagi setiap pelaksana kegiatan MPLS. MPLS di SMA Negeri 1 Kauman dilaksanakan pada tanggal 18 - 20 Juli 2016.

Tujuan PLS Pengenalan Lingkungan Sekolah
Pengenalan lingkungan sekolah bertujuan untuk:

  • mengenali potensi diri siswa baru;
  • membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah;
  • menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru;
  • mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya;
  • menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.



Penyelenggara & Waktu PLS
Pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru dilaksanakan dalam jangka waktu paling lama 3 (tiga) hari pada minggu pertama awal tahun pelajaran. Pengenalan lingkungan sekolah dilaksanakan hanya pada hari sekolah dan jam pelajaran. Kepala sekolah bertanggung jawab penuh atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pengenalan lingkungan sekolah

Larangan dalam PLS
Dalam lampiranya, Permendikbud No. 18 Tahun 2016 secara rinci menggambarkan apa dan bagaimana kegiatan PLS dilakukan di sekolah, termasuk larangan-larangan.
Contoh Atribut Yang Dilarang dalam Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah:

  • Tas karung, tas belanja plastik, dan sejenisnya.
  • Kaos kaki berwarna-warni tidak simetris, dan sejenisnya.
  • Aksesoris di kepala yang tidak wajar.
  • Alas kaki yang tidak wajar.
  • Papan nama yang berbentuk rumit dan menyulitkan dalam pembuatannya dan/atau berisi konten yang tidak bermanfaat.
  • Atribut lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran
Laporkan Jika Ada Pelanggaran!
Siswa, orangtua/wali, dan masyarakat dapat melaporkan dugaan pelanggaran atas Peraturan Menteri ini kepada Dinas Pendidikan setempat atau Kementerian melalui laman http://sekolahaman.kemdikbud.go.id
Laporan juga bisa dilakukan via Telepon 021-57903020, 021-5703303, faksimile 021-5733125, dan via email ke laporkekerasan@kemdikbud.go.id atau Layanan Pesan Singkat (SMS) ke 0811976929

Posting Komentar Blogger Disqus

 
Top