0
Guru adalah seorang pembelajar. Begitulah yang ditanamkan dalam program Guru Pembelajar (GP), yang diselenggarakan oleh P4TK sebagai kepanjangan tangan Kementrian Pendidikan. Program baru ini dimunculkan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru di seluruh Indonesia.
Program yang didasarkan pada nilai UKG 2015 ini ada tiga moda. Ketiga moda tersebut adalah moda daring penuh (online), tatap muka, dan daring kombinasi yang merupakan gabungan antara moda daring penuh dengan tatap muka.
Pelaksanaan GP moda daring adalah proses pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru secara daring sebagai tindak lanjut dari hasil UKG. Hasil UKG akan mengindikasikan kelompok kompetensi apa yang akan diikuti oleh guru dalam GP moda daring. 
Guru sebagai peserta melakukan pembelajaran secara daring dan dapat berinteraksi dengan pengampu dan atau mentor, serta sesama peserta GP moda daring lainnya. Pada GP moda daring kombinasi, peserta dapat mengadakan pertemuan tatap muka dengan peserta lainnya di pusat belajar yang telah ditentukan, dengan difasilitasi oleh mentor. 
Interaksi pada pembelajaran GP moda daring baik pada saat daring  maupun tatap muka akan membentuk komunitas belajar (community of learners). Tatap muka dilaksanakan di Pusat Belajar (PB). PB merupakan sekolah yang telah ditunjuk langsung oleh P4TK. 
SMA Negeri 1 Kauman merupakan salah satu sekolah tertunjuk sbagai Pusat Belajar untuk pembelajaran GP moda daring. Peluncuran perdana program ini di PB SMA Negeri 1 Kauman dilaksanakan pada tanggal 30 September 2016. PB SMA Negeri 1 Kauman diikuti oleh 5 kelas GP, yaitu 1 kelas Bahasa Inggris tingkat SMA, 2 kelas Bahasa Inggris tingkat SMP dan  2 kelas Bahasa Indonesia tingkat SMP.

Posting Komentar Blogger Disqus

 
Top