0
Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki keragaman etnik dan budaya. Salah satu diantaranya adalah keragaman bahasa dan sastra. Keragaman bahasa dan sastra di Indonesia menjadi kekayaan yang tidak ternilai harganya. Peta Bahasa Negara Kesatuan Republik Indonesia (2008) telah mengidentifikasi 442 bahasa daerah di Indonesia. 
Bertolak dari keragaman itu, bangsa Indonesia menjadi lebih paham akan arti persatuan. Meskipun beragam latar bahasanya, bangsa Indonesia terhubung melalui bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia. Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928 merupakan tonggak sejarah lahirnya bahasa persatuan Bangsa Indonesia, Bahasa Indonesia. Meskipun penggunaan Bahasa Indonesia cenderung tergusur oleh pemakaian bahasa asing dan  berbagai varian bahasa Indonesia lain bahasa Indonesia masih tetap memegang fungsinya sebagai bahasa penghubung (lingua franca) dan sarana komunikasi yang menyatukan bangsa Indonesia
Karena itulah, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) menggelar kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra sebagai salah satu upaya pengutamaan bahasa Indonesia sebagai identitas nasional. Tentu saja, tugas ini juga menjadi tanggung jawab kita semua, bukan hanya diemban BPPB, melainkan  juga tugas seluruh rakyat Indonesia. 
Sebagai salah satu bentuk tanggungjawab tersebut,  SMA Negeri 1 Kauman Tulungagung mengadakan kegiatan lomba drama/teater dan musik akustik sebagai ajang berkarya atau berekspres. Lomba diikuti oleh seluruh kelas X, XI, dan XII. 
Bulan Bahasa dan Sastra yang diselenggarakan setiap tahun adalah upaya BPPB untuk membina dan mengembangkan bahasa dan sastra Indonesia, serta bertekad memelihara semangat dan meningkatkan peran serta masyarakat luas dalam menangani masalah bahasa dan sastra itu.
Bulan Bahasa dan Sastra melibatkan masyarakat luas, tidak hanya siswa, mahasiswa, guru, dan dosen, tetapi juga orang asing yang berada di luar negeri (lomba keterampilan berbahasa Indonesia bagi peserta BIPA).

Posting Komentar Blogger Disqus

 
Top